Bahkan Matthew juga mengembangkan layanan Akismet serta Ping-O-matic sehingga kita dapat memanfaatkannya sebagai salah satu blogging tools saat ini. Pria yang mahir memainkan alat musik saksofon ini juga pernah mengunjungi Indonesia ditahun 2009 dan pernah secara langsung diwawancarai oleh TV One pada Jumat, 16 Januari 2009 dan dalam wawancara tersebut Mullenweg mengatakan bahwa ia ingin untuk terus memberikan kontribusinya dalam dunia blogging dengan menyiapkan sebuah platform yang mudah digunakan oleh siapapun. Bahkan Matthew mengatakan bahwa kedepannya akan ada lapangan kerja baru yaitu konsultan blog yang menurut hemat kami akan bersinergi dengan para praktisi SEO yang membuka layanan Jasa SEO di Indonesia. Sebenarnya maksud kedatangan Matthew ke Indonesia kala itu bukan inisiatif TV One karena beliau diminta menjadi nara sumber pada acara WordCampIndonesia 2009 yang diprakarsai oleh para Wordpress developers, template desainer, pengguna WP dan penulis konten ditanah air.

Sebagai salah satu blogging platform tentu Wordpress sudah tak asing lagi bagi para blogger sebab kemudahannya yang ditandai dengan desain UI (User Interface) yang simpel serta sudah terintegrasi dengan sistim pluggin membuat CMS ini memiliki pengguna terbanyak didunia menyisihkan Drupal maupun Joomla yang juga masuk nominasi CMS terbaik diabad ini. Ide yang dikembangkan Matthew bermula dari layanan blog gratis b2cafelog dimana beliau merupakan salah satu penggunanya namun ditengah jalan karena beberapa alasan yang belum diketahui hingga kini, layanan tersebut tidak dikembangkan lagi sehingga Matthew akhirnya memutuskan untuk mengembangkan Wordpress dengan bantuan kedua temannya yang sudah kami sebutkan diatas. Kini ia telah menjadi salah satu anak muda yang sukses pada bisnis yang berbasis di Internet juga telah mengispirasi banyak anak muda didunia untuk memulai bisnis diinternet berbekal ide serta keahlian yang mereka miliki tentunya.
Berangkat Dari Sebuah Hobi dan Menghasilkan Sesuatu yang Besar
Diawal berdirinya, Wordpress tentu belum memiliki pengguna sebanyak sekarang namun Matthew yang juga memiliki hobby blogging tetap melakukan sosialisasi hasil karyanya melalui internet bahkan ia dan para developer Wordpress lainnya tetap FOKUS untuk melakukan upgrade system manakala ditemukan beberapa bug yang membuat para user ragu untuk menggunakan WP. Memang didunia ini tak akan pernah ada sebuah system yang benar-benar aman atau tak memiliki celah sehingga seseorang dapat masuk (intruder) kedalam system tersebut namun Matthew beserta tim telah berusaha semampunya untuk membuat patch yang meminimalisir celah-celah tersebut sehingga para pengguna akan sangat fokus pada konten yang akan mereka publikasikan kedalam blognya masing-masing.
Apresiasi dari para pengguna sudah sepantasnya diberikan pada Matthew dan para developer Wordpress diseluruh dunia yang terus meluangkan waktunya untuk memberikan masukan kepada para developer WP yang berbasis di Amerika Serikat serta beberapa ahli security system yang bahu-membahu menguji keamanan WP dan memberikan masukan kepada Matthew dan Timnya untuk segera dilakukan pembenahan. Era Web 2.0 telah membawa sebuah perubahan besar dalam dunia teknologi internet dimana kini kita bebas berekspresi melalui tulisan-tulisan yang bermanfaat bagi para pembaca. Bahkan, Wordpress kini telah digunakan oleh beberapa blogger untuk tujuan komersial namun sekali lagi bahwa para pendirinya tetap pada pendiriannya yakni memberikan layanan blogging tanpa dipungut biaya apapun meski saat kita menggunakan Wordpress.com kita akan diberikan quota ataupun layanan pembelian domain namun itu tak sebanding dengan apa yang telah mereka berikan kepada para penggunanya diseluruh dunia.